Just another WordPress.com site

PENTINGNYA PENDIDIKAN UNTUK PENINGKATAN KOMPETENSI PENYULUH PERTANIAN

  

1. Pendahuluan

Penyuluhan pertanian merupakan sistem pendidikan luar sekolah guna menumbuhkembangkan kemampuan (pengetahuan, sikap dan keterampilan) petani. Diharapkan secara mandiri dapat mengelola unit usaha taninya dengan lebih baik dan menguntungkan sehingga mencapai pola hidup yang lebih layak dan sejahtera.

Dewasa ini kegiatan penyuluhan semakin gencar dilakukan dalam rangka mendukung pemerintah melalui program-programnya, yaitu revitalisasi, deversifikasi dan ekstensifikasi. Untuk mendukung hal tersebut perlu adanya penyuluh penyuluh yang handal dan profesional dalam mendampingi petani. Adanya penyuluh-penyuluh yang profesional tidak dapat datang dengan sendirinya tanpa ada proses pendidikan sebelumnya.

Oleh karena itu untuk menjadi seorang penyuluh yang profesional, handal dan berkualitas, pendidikan menjadi hal yang penting dan menjadi syarat mutlak dan harus dimiliki bagi seorang penyuluh. Tanpa adanya pendidikan mustahil penyuluh sebagai ujung tombak kemajuan dibidang pertanian dapat memberikan kontribusi yang baik dan maksimal dalam kancah pertanian.

2. Definisi Pendidikan

Pendidikan secara umum mempunyai arti suatu proses kehidupan dalam mengembangkan diri tiap individu untuk dapat hidup dan melangsungkan kehidupan. Sehingga menjadi seorang yang terdidik itu sangat penting. Kamajuan dunia pada saat ini juga berkat adanya pendidikan.

Sumberdaya manusia (SDM) tidak akan tercipta dengan sendirinya, dibutuhkan sebuah proses pendidikan terus menerus sejalan dengan kemajuan teknologi dan informasi serta paket-paket teknologi yang terbukti menguntungkan bagi petani dan keluarga untuk kesejahteraanya terus berkembang. Kegiatan pendidikan dapat diperoleh melalui sekolah, perkuliahan atau pelatihan-pelatihan. Melalui kegiatan pendidikan sesorang akan terangkat derajat dan cara berfikirnya. Sehingga, lahirlah orang-orang terdidik untuk modal pembangunan bangsa.

3. Hubungan pendidikan penyuluh dengan SDM petani

Untuk membangun pertanian dibutuhkan SDM yang berkualitas. Lebih dari itu, tersedianya SDM yang berkualitas merupakan modal utama bagi daerah untuk menjadi pelaku (aktor), penggerak pembangunan di daerah. Karena itu untuk membangun pertanian, kita harus membangun sumber daya manusianya. SDM yang perlu dibangun di antaranya adalah SDM masyarakat pertanian (petani-nelayan, pengusaha pertanian dan pedagang pertanian), agar penyuluhan terarah pada sasaran pembangunan.

Untuk membangun SDM masyarakat pertanian tersebut dibutuhkan SDM penyuluh pertanian yang mampu menumbuhkembangkan kemampuan (pengetahuan, sikap dan keterampilan) petani. Sehingga penyuluh dituntut memiliki kompetensi dibidang penyuluhan serta menguasai perkembangan teknologi dan informasi dibidang pertanian. Dengan demikian terciptanya SDM masyarakat pertanian yang dapat mengelola usaha taninya dengan baik.

4. Pendidikan dan Kompetensi penyuluh pertanian

Penyuluh sebagai ujung tombak kemajuan di bidang pertanian diharapkan mampu memberikan kontribusi yang baik di segala bidang khususnya pertanian, dengan tidak melupakan visi dan misi awal penyuluhan sebagai usaha penyebaran informasi dan inovasi pembangunan pertanian dalam rangka meningkatkan harkat, martabat serta terwujudnya kesejateraan masyarakat.

Tujuan penyuluhan pertanian adalah dalam rangka menghasilkan SDM pelaku pembangunan pertanian yang kompeten sehingga mampu mengembangkan usaha pertanian yang tangguh, bertani lebih baik (better farming), berusaha tani lebih menguntungkan (better bussines), hidup lebih sejahtera (better living) dan lingkungan lebih sehat. Penyuluhan pertanian dituntut untuk mampu menggerakkan masyarakat, memberdayakan petani-nelayan, pengusaha pertanian dan pedagang pertanian, serta mendampingi petani untuk:

  1. Membantu menganalisis situasi-situasi yang sedang mereka hadapi dan melakukan perkiraan ke depan;
  2. Membantu mereka menemukan masalah;
  3. Membantu mereka memperoleh pengetahuan/informasi guna memecahkan masalah;
  4. Membantu mereka mengambil keputusan, dan
  5. Membantu mereka menghitung besarnya risiko atas keputusan yang diambilnya.

            Demi  terwujudnya hal tersebut, saat ini penyuluh pertanian dituntut memiliki kompetensi yang baik dan berkualiatas dalam melaksanakan tugasnya. Kompeten yang berarti seseorang penyuluh pertanian memiliki kecakapan dan kemampuan didalam bidangnya tentunya sesuai dengan jenjang tingkat dan jabatanya sebagai seorang penyuluh.

            Peningkatan kecakapan dan kemampuan tersebut haruslah dilatih secara terus menerus agar seorang penyuluh pertanian memilikinya. Untuk itulah pendidikan dan pelatihan seorang penyuluh menjadi penting untuk pengembangan pengetahuan dan profesionalismenya sebagai seorang penyuluh pertanian yang menjadi ujung tombak pembangunan pertanian di negeri ini.

5.      Lembaga pendidikan untuk penyuluh

            Untuk menunjang keberhasilan penyuluhan dibutuhkan tenaga-tenaga penyuluh yang siap pakai, oleh karena itu pemerintah melalui Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Departemen Pertanian memberi kesempatan bagi para penyuluh untuk study program Diploma IV Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP). Melalui pendidikan ini diharapkan nantinya akan tercipta kader-kader penyuluh yang tangguh dan profesional yang tidak hanya membuat rencana namun dibuktikan pula dilapangan.

            STPP merupakan lembaga tinggi yang akan menghasilkan sarjana sains terapan yang terampil dan sigap dalam mendampingi para petani sejalan dengan misinya yaitu :

  1. Mendidik calon tenaga kerja pertanian yang berwawasan agribisnis
  2. Mendidik calon tenaga kerja pertanian yang profesional, berilmu pengetahuan dan dapat mengikuti perkembangan teknologi pertanian untuk kemudian memiliki kemampuan melakukan transfer inovasi pada masyarakat tani.

            Kebutuhan pendidikan dalam mencetak kader-kader penyuluh sangat dibutuhkan. Mengingat tenaga penyuluh sampai sekarang masih belum mencukupi kebutuhan satu desa satu penyuluh ditambah lagi sekitar 11.000 orang penyuluh akan memasuki masa pensiun pada tahun mendatang, dengan demikian semakin berkurangnya jumlah penyuluh di Indonesia. Mengingat pentingnya pedidikan kepada penyuluh diharapkan pemerintah dapat terus mempertahankan keberadaan 7 (tujuh) STPP yang telah ada di Indonesia, terutama STPP Aceh yang saat ini hanya menyisakan satu angkatan.

6.      Pemantapan kompetensi penyuluh melalui pendidikan lanjutan

            Dalam pelaksanaan tugasnya seorang penyuluh dituntut harus mampu menggali, mengolah serta menerapkan suatu informasi tentang teknologi baru yang mampu meningkaatkan hasil  usahatani. Sehubungan dengan ini dibutuhkan pengembangan pendidikan bagi para penyuluh. Sehingga, para penyuluh-penyuluh memiliki kompetensi yang sesuai dengan tupoksinya.

            Upaya pengembangan dan pemantapan pendidikan penyuluh adalah dengan memberi kesempatan bagi tamatan setingkat SMU untuk menuju sarjana (S1/DIV) seperti yang telah dijalankan oleh departemen dengan adanya STPP. Sedangkan kepada penyuluh yang telah memiliki jenjang pendidikan S1/DIV diberikan kesempatan untuk menempuh pendidikan profesi/S2. Dalam kenyataanya ditemukan peluang dan kesempatan menempuh pendidikan S2 lebih banyak dimanfaatkan oleh sekelompok orang yang basicnya bukan dari penyuluh. Menyikapi haltersebut penyuluh juga diharapkan harus lebih aktif dalam mencari informasi peluang melanjutkan pendidikan yang diberi pemerintah dalam rangka pengembangan kompetensinya agar tercipta penyuluh profesional.

Kesimpulan

            Pendidikan memegang peran penting dalam meningkatkan kompetensi penyuluh pertanian. Untuk membangun pertanian yang maju dibutuhkan SDM yang berkualitas terutama SDM penyuluh sebagai pendamping dan pengerak kegiatan usaha tani dalam masyarakat. Selain itu lembaga pendidikan juga sangat penting dalam melahirkan kader-kader penyuluh yang handal dan professional.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: